Jumat, 14 Agustus 2009

tidak ada kata 'lagi'

ketika seseorang secara sadar mau menghilangkan saya dari hidupnya, saat itu pulalah saya memutuskan untuk berhenti memajukan langkah saya lagi padanya. langsung, tanpa berpikir lagi. selama ini saya terlalu sering berpikir, dan pada akhirnya pun kembali saya luluh padanya.


tapi sekarang tidak lagi.

setelah turning point itu, setelah apa yang dia lakukan pada saya itu, rasanya saya tidak lagi menemukan alasan saya memaafkan dia, ataupun menerimanya kembali dengan tangan terbuka. lagipula, ada orang lain yang ternyata lebih menginginkan dia dari saya.
i congratulate her, then, coz i'm no longer being her competitor..

dan ketika terjadi sebuah kerelaan darinya pun, saya tak lagi berhasrat untuk melakukan pergerakan apa-apa. saya tidak berkata, "kenapa baru sekarang?" atau "kenapa tidak dari dulu?"

tapi yang saya pikirkan, "ya, berarti sekarang dia kehilangan kami berdua..."


lalu saya berpikir lagi, "untuk apa saya menge-post ini di blog?"

.........................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar